Minggu, 28 Desember 2014

Merangkai Sang Merpati 



Hidup,
Melewati hari demi hari kian sulit
Hanya menyisahkan setangkai kebahagian
Yang sulit ditebak arah tujuannya
Bunyi angin mulai menyaringkan telinga
Memberi suatu tanda yang membingungkan hati
Membuat raga ini menjadi tak tahu arah dan tujuannya
Satu demi satu mulai terankai kembali
Sayap-sayap merpati yang gugur perlahan tumbuh
Seiring waktu yang berputar
Rangkaian merpati ini harus kuat
Demi mencapai satu tujuan
Panggung dua dunia

(Muhammad Mufti Farabi, 25 November 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar