Merangkai Sang
Merpati
Hidup,
Melewati hari demi hari kian
sulit
Hanya menyisahkan setangkai
kebahagian
Yang sulit ditebak arah tujuannya
Bunyi angin
mulai menyaringkan telinga
Memberi suatu
tanda yang membingungkan hati
Membuat raga ini
menjadi tak tahu arah dan tujuannya
Satu demi satu mulai terankai kembali
Sayap-sayap
merpati yang gugur perlahan tumbuh
Seiring waktu
yang berputar
Rangkaian
merpati ini harus kuat
Demi mencapai
satu tujuan
Panggung dua
dunia
(Muhammad Mufti Farabi, 25 November 2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar